SAINT PETERSBURG - AC Milan sukses meraih kemenangan perdananya di kualifikasi Grup C Liga Champions, setelah mengalahkan Zenit St Petersburg 3-2 di Stadion Petrovski, Rabu atau Kamis (4/10/2012) dini hari WIB. Kemenangan Milan ini ditentukan oleh gol bunuh diri pemain Zenit, Tomas Hubocan. Dua gol Milan lainnya dicetak Urby Emanuelson dan Stephan El Shaarawy. Sedangkan dua gol Zenit disumbangkan Hulk dan Shirokov.
Milan langsung menekan sejak menit-menit awal. Pada menit ke-13, "I Rossoneri" membuka keunggulan lebih dulu berkat gol Emanuelson yang dicetak melalui tendangan bebas.
Tiga menit berselang, giliran El Shaarawy yang menambah keunggulan Milan pada menit ke-16. Menerima umpan Bojan Krkic, ia kemudian melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan keras yang bolanya tak dapat dihalau kiper Vyacheslav Malafeev.
Sepanjang pertengahan babak pertama, Milan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Peluang terbaik Zenit didapatkan Hulk pada menit ke-34. Tapi, usahanya itu belum membuahkan hasil karena bola tendangan kerasnya masih bisa ditepis Christian Abbiati.
Zenit sempat mengurung pertahanan Milan lima menit menjelang akhir babak pertama. Hal itu akhirnya berhasil dimaksimalkan Zenit untuk memperkecil ketertinggalan 1-2 melalui gol Hulk pada menit ke-45.
Selepas turun minum, Zenit berhasil menyamakan kedudukan setelah Roman Shirokov menggetarkan jala gawang Milan pada menit ke-49. Menerima umpan matang Hulk, Shirokov langsung menyundul bola tanpa mampu diantisipasi Abbiati.
Gol tersebut melecut semangat Zenit. Pertandingan kemudian berjalan dengan tempo tinggi karena kedua tim saling serang. Bahkan, Zenit hampir membalikkan keadaan jika tendangan keras Kerzhako tidak dapat dihalau Abbiati pada menit ke-67.
Petaka datang ke kubu Zenit pada menit ke-75. Bermaksud memotong umpan silang Riccardo Montolivo, bek Tomas Hubocan justru melakukan gol bunuh diri setelah bola tersebut malah masuk ke gawangnya sendiri.
Tertinggal, Zenit meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-82, Aleksandr Anyukov kembali mendapat kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Tapi, lagi-lagi Abbiati tampil gemilang dengan menahan bola sundulan keras Anyukov. Skor 3-2 untuk kemenangan Milan pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Menurut catatan UEFA, selama sepanjang pertandingan Milan menguasai bola sebanyak 48 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 14 usaha. Sementara tuan rumah melepaskan 11 tembakan akurat dari 19 kali percobaan.
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar