Jumat, 21 September 2012

Drogba tidak menyesal tinggalkan Chelsea






Shanghai – Penyerang Shanghai Shenhua, Didier Drogba, mengaku tidak menyesali keputusannya meninggalkan Chelsea.
Didier Yves Drogba Tebily atau lebih dikenal dengan Drogba menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan Chelsea meraih gelar juara Liga Champions pertamanya di tahun 2012. Pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut mencetak satu gol saat semi final melawan Barcelona yang membawa The Blues ke final, dan kembali mencetak gol yang menjadi penentu saat final di Allianz Arena.
Namun tidak lama kemudian, Chelsea memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang telah habis. Didier Drogba mengambil keputusan untuk pindah ke Shanghai Shenhua dalam status bebas transfer, menyusul Nicolas Anelka yang sudah pindah empat bulan sebelumnya .
Beberapa saat yang lalu, keberadaan pemain berusia 34 tahun tersebut sempat terancam menyusul perseteruan yang terjadi antara para pemilik saham klub yang bermain di Liga China tersebut, dan dikabarkan akan kembali ke Liga Inggris.
Didier Drogba merasa tidak terpengaruh dengan situasi tersebut, dengan tegas ia mengungkapkan kebahagiaannya di Shanghai Shenhua. Didier Drogba mengaku tidak menyesal telah meninggalkan Chelsea.
“Saya berharap banyak disini, karena saya benar-benar bahagia,” ujar Didier Drogba.
“Saya memang merindukan suasana Liga Inggris, karena menurut saya Liga Inggris adalah liga terbaik di dunia. Tetapi saya tidak menyesali keputusan saya untuk meninggalkan Chelsea.”
“Saya baru saja tiba disini dua bulan lalu, tetapi saya merasa sangat bahagia disini. Jadi saya rasa tidak ada alasan untuk pergi. Saya tidak berniat untuk meninggalkan Shanghai Shenhua.”
“Saya ingin tetap berada disini, selama saya masih bisa meraih beberapa gelar juara bersama tim ini dan membuat para penggemar kami sangat bahagia.”
“Kondisi saat ini memang cukup sulit, tetapi saya tahu bahwa masih ada sebuah harapan dan saya yakin itu.”
Didier Drogba bergabung dengan Chelsea pada Agustus 2004 setelah meninggalkan Olympique Marseille dengan nilai transfer mencapai 37 juta Euro. Ia sukses di musim pertamanya bersama Chelsea yang menjadi juara Liga Inggris. Di musim 2009/2010, Didier Drogba berhasil menjadi pencetak gol terbanyak, dengan perolehan 29 gol dari 32 pertandinganya, sekaligus meraih gelar juara Liga Inggris ketiganya bersama Chelsea.
Didier Drogba merasa tidak akan pernah melupakan saat terakhirnya bersama Chelsea menjadi juara Liga Champions .
“Dapat meraih gelar juara Liga Champions adalah sebuah kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan,” lanjutnya.
“Tetapi hidup harus terus berjalan, jadi untuk saat ini saya akan fokus untuk Liga China.”
“Saya berharap, dalam beberapa tahun kedepan, ketika kontrak saya berakhir disini, saya bisa menceritakan kembali betapa luar biasanya memenangkan Liga Champions Asia.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar